Proses katabolisme pencernaan zat karbohidrat protein lemak makanan dalam tubuh

Selain kelompok tersebut juga masih ada oligosakarida yang memiliki monosakarida lebih pendek dari polisakarida, contohnya adalah satkiosa, rafinosa, fruktooligosakarida, dan galaktooligosakarida Fungsi Karbohidrat Simpanan energi, bahan bakar dan senyawa antara metabolism Bagian dari kerangka struktural dari pembentuk RNA dan DNA Merupakan elemen struktural dari dinding sel tanaman maupun bakteri.

Pemecahan atau katabolisme lemak dimulai saat lemak berada didalam system pencernaan makanan. Berdasarkan kerangka dasarnya, lemak dibagi menjadi dua yaitu lemak kompleks dan sederhana.

Pada lambung, lemak mengalami proses pencernaan dengan bantuan asam dan enzim menjadi bentuk yang lebih sederhana. Jenis lemak kompleks antara lain asilgliserol, fosfogliserida, sfingolipida dan lilin.

Serat yang berasal dari makanan sesampainya di saluran pencernaan akan mengikat asam empedu. Perubahan akhir dari pencernaan sukrosa menjadi fruktosa dan galaktosa dilakukan oleh enzim intestinal sukrase. Share this post.

HUBUNGAN KATABOLISME KARBOHIDRAT, PROTEIN DAN LEMAK

Hal ini akan selanjutnya merangsang hati untuk melepaskan gula agar kadarnya dalam darah tetap terjaga. Bahan bakunya berasal dari asam amino lainnya. Rasa dan bau yang tidak menyenangkan yang timbul bila lemak disimpan terlalu lama disebabkan karena dua hal yaitu hidrolisis dan oksidasi.

Akan tetapi pada dasawarsa terakhir ini, para ahli sepakat bahwa serat merupakan komponen penyusun diet manusia yang sangat penting.

Sesungguhnya itu adalah jantung. Lemak yang beredar di dalam tubuh diperoleh dari dua sumber yaitu dari makanan dan hasil produksi organ hati, yang bisa disimpan di dalam sel-sel lemak sebagai cadangan energy Tika, Pencernaan lemak terjadi di dalam usus karena usus mengandung enzim lipase.

Perubahan maltosa menjadi galaktosa dan glukosa oleh enzim intestinal laktase Wertheim, Jenis-jenis lemak sederhana antara lain terpena, steroida dan prostaglandin Martoharsono dan Mulyono, Dengan dernikian semakin banyak serat dimakan, maka semakin banyak lernak dan kolesterol dikeluarkan.

Pankreas akan mensekresi amilase pankreas ke duodenum dan akan menghidrolisis setiap amilum yang ada menjadi maltosa James et al.

Pencernaan Karbohidrat, Protein & Lemak

Memakan sayuran dan buah-buahan dalam jumlah yang banyak. Jika terjadi kekurangan glukosa dari diet sebagai sumber energi, maka glikogen dipecah menjadi glukosa.

Gambar proses katabolisme terdiri atas glikolisis, siklus krebs dan transpor elektron Katabolisme Lemak Struktur Lemak Berdasarkan struktur dan fungsinya, lemak dibagi menjadi bermacam-macam: Makanan merupakan bahan utama yang kita butuhkan untuk menghasilkan energi guna melaksanakan semua aktivitas hidup.

Namun, meski relatif lama dicerna, tubuh tetap perlu dan membutuhkan senyawa ini untuk beberapa hal diantaranya: Ikatan O-glikosidat adalah ikatan kovalen yang terbentuk antara dua molekul monosakarida melalui reaksi dehidrasi Campbell et al.

Enzim-enzim yang bekerja pada proses hidrolisis protein, antara lain pepsin, tripsin, kemotripsin, karboksi peptidase, dan amino peptidase. Pada proses pencernaan makanan, karbohidrat mengalami metabolisme berupa proses hidrolisis penguraian dengan menggunakan molekul air didalam mulut, lambung, maupun usus.

Lemak terbagi menjadi 2 jenis, yaitu lemak nabati dan lemak hewani. Selain itu jika terdapat kelebihan konsumsi protein dan karbohidrat, maka kedua zat ini akan dikonversi menjadi lemak. Pada proses pencernaan protein di dalam tubuh dengan bantuan enzim terjadi di beberapa bagian tubuh, seperti lambung dan usus halus.

Pantangan makanan yang harus dihindari oleh penderita penyakit diabetes melitus antara lain adalah sebagai berikut ini: Perbedaan utama glikolisis dan glukoneogenesis: Jika kadar gula turun, maka akan terjadi gangguan fungsi otak.

Emulsifikasi Lemak Tahap pertama dari digesti lemak ialah memecahkan globulus lemak kedalam ukuran yang lebih kecil sehingga enzim-enzim lipolitik yang larut dalam air dapat bekerja pada permukaan globulus.

Akhimya berbagai jenis karbohidrat diubah menjadi glukosa sebelum diikut sertakan dalam proses metabolisme. Garam-garam empedu merupakan senyawa amfifatik mengandung komponen hidrofobik dan hidrofilikyang di sintesis di hati dan disekrisikan melalui kandung empedu ke dalam lumen usus Almatsier, Adapun yang dinamakan makanan higienis adalah makanan yang tidak mengandung bibit penyakit ataupun zat-zat yang dapat mengganggu dan membahayakan kesehatan tubuh.

Mendiamkan dan mengamati kejadian yang terjadi. Sebagai pembangun tubuh. Ovalbumin, protein utama pada putih telur merupakan antigen dan immunokimia.

Selanjutnya hasil pemecahan tersebut akan diubah oleh enzim lipase pankreas menjadi asam lemak dan gliserol 5. Asam-asam lemak: Glukosa sebagai bahan bakar utama metabolisme akan mengalami glikolisis dipecah menjadi 2 piruvat jika tersedia oksigen.

Hati dapat mengatur kadar glukosa dalam darah atas bantuan hormon insulin yang dikeluarkan oleh kelenjar pankreas.Ø Hasil pencernaan lipid: asam lemak, Dalam bentuk glukosalah massa karbohidrat makanan diserap ke dalam aliran darah, atau ke dalam bentuk glukosalah karbohidrat dikonversi di dalam hati, serta dari glukosalah semua bentuk karbohidrat lain dalam tubuh dapat dibentuk.

Glukosa merupakan bahan bakar metabolik utama bagi manusia dan bahan bakar universal bagi janin.

Proses Pencernaan Karbohidrat, Lemak, dan Protein

Glukosa diubah. BAB I PENDAHULUAN Makanan dibutuhkan oleh tubuh untuk sumber energi, pertumbuhan dan menjaga kesehatan.

Makhluk hidup membutuhkan sumber makanan berupa karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Zat–zat makanan ada yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah banyak ada pula yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit.

Tujuan Praktikum Biokimia Dasar ini adalah untuk. Kebutuhan tubuh akan enersi merupakan prioritas pertama; bila karbohidrat yang di konsumsi tidak mencukupi untuk kebutuhan enersi tubuh dan jika tidak cukup terdapat lemak di dalam makanan atau cadangan lemak yang disimpan di dalam tubuh, maka protein akan menggantikan fungsi karbohidrat sebagai penghasil enersi.

Dengan demikian protein akan meninggalkan fungsi utamanya sebagai zat. Kebutuhan tubuh akan enersi merupakan prioritas pertama; bila karbohidrat yang di konsumsi tidak mencukupi untuk kebutuhan enersi tubuh dan jika tidak cukup terdapat lemak di dalam makanan atau cadangan lemak yang disimpan di dalam tubuh, maka protein akan menggantikan fungsi karbohidrat sebagai penghasil enersi.

· Dalam saluran pencernaan, lemak dan minyak akan lebih lama berada di dalam lambung dibandingkan dengan karbohidrat dan protein, demikian juga proses penyerapan lemak yang lebih lambat dibandingkan unsur lainnya. Oleh karena itu, makanan yang mengandung lemak mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama dibandingkan makanan yang kurang atau tidak.

Proses Pencernaan Protein Sama seperti proses pencernaan lemak dan karbohidrat, protein juga hanya dapat diserap tubuh manusia jika sudah diurai dalam bentuk yang sederhana.

Proses katabolisme pencernaan zat karbohidrat protein lemak makanan dalam tubuh
Rated 4/5 based on 99 review