Patofisiologi bilirubin

Patofisiologi bilirubin pembentukkan urobilinogen meningkat yang mengakibatkan peningkatan ekskresi dalam urine feces warna gelap.

Ikatan ini dapat di pengaruhi oleh obat seperti salisilat dan lain-lain. Jika bayi mengalami dehidrasi, hidrasi harus diberikan sebagai klinis yang ditunjukkan. Pemeriksaan bilirubin serum a. Jika fototerapi tidak signifikan lebih rendah kadar serum bilirubin, pertukaran transfusi harus dilakukan.

Nilai tinggi harus menghasilkan inisiasi langsung pengobatan. Urobilinogen tidak berwarna. Smeltzer, Hiperbilirubinemia adalah kadar bilirubin yang dapat menimbulkan efek pathologis. Jika sclera dan mucosa di bawah lidah kuning tetapi warna urine tidak berubah maka icterusnya disebabkan oleh fraksi unconjugated.

Namun, berapa banyak dari total nilai terukur berasal dari masing- masing komponen tidak jelas. Fototherapi menurunkan kadar Bilirubin dengan cara memfasilitasi eksresi Biliar Bilirubin tak terkonjugasi.

Bilirubin jarang bersifat toksik untuk orang dewasa, tetapi sangat toksik untuk bayi baru lahir. Gangguan fungsi hati yang disebabkan oleh beberapa mikroorganisme atau toksin yang dapat langsung merusak sel hati dan sel darah merah seperti: Jika fototerapi serat optik tersedia, bayi dapat dibiarkan di atas kasur serat optik sementara bursa dilakukan.

Over produksi, Penurunan ambilan hepatic, Penurunan konjugasi hepatic, Penurunan eksresi bilirubin ke dalam empedu akibat disfungsi intrahepatik atau obstruksi mekanik ekstrahepatik 1.

PATOFISIOLOGI IKTERUS (PENYAKIT KUNING)

Gangguan transportasi. Bayi diidentifikasi dengan cara ini memerlukan pemantauan ketat tindak lanjut dan diulang bilirubin pengukuran. Meskipun kondisi ini telah menjadi relatif jarang terjadi di negara-negara industri setelah penggunaan profilaksis Rh di Rh-negatif, isoimunisasi Rh tetap umum di negara berkembang.

Tes Coombs Positif 5. Hemoglobin abnormal cickle sel anemia hemoglobinKelainan eritrosit sferositosis heriditerAntibodi serum Rh. Syndroma Crigler Najjar II, merupakan kasus yang lebih ringan dari tipe I, karena kerusakan pada isoform glukoronil transferase II, didapati bilirubin monoglukoronida terdapat dalam getah empedu.

Gangguan transportasi akibat penurunan kapasitas pengangkutan, misalnya Hipoalbuminemia atau karena pengaruh obat-obatan tertentu.

Selain itu, prosedur dapat diindikasikan pada bayi dengan eritroblastosis yang hadir dengan anemia berat, hidrops, atau keduanya, bahkan tanpa adanya tinggi tingkat bilirubin serum. Over produksi. Hiperbilirubin adalah suatu keadaan dimana konsentrasi bilirubin dalam darah berlebihan sehingga menimbulkan joundice pada neonatus Dorothy R.

Hal ini menunjukkan kapasitas hati yang sangat besar dimana bila pemecahan heme meningkat, hati masih akan mampu meningkatkan konjugasi dan ekskresi bilirubin larut. Mengikat protein lain dan eritrosit juga terjadi, tetapi peran fisiologis mungkin terbatas.Bilirubin dalam darah terikat pada albumin kemudian diangkat ke hepar.

Ikatan bilirubin dengan albumin dapat dipengaruhi oleh obat misalnya salisilat, dan sulfaforazole. Defisiensi albumin menyebabkan lebih banyak terdapat bilirubin indirek yang bebas dalam darah yang mudah melekat ke sel festival-decazeville.com: Fitria 20 Imout.

Patofisiologi Produksi bilirubin yang meningkat: peningkatan jumlah sel darah merah, penurunan umur sel darah merah, peningkatan pemecahan sel darah merah (Inkompatibilitas golongan darah dan Rh, defek sel darah merah pada defisiensi G6PD atau sferositosis, polisitemia, sekuester darah, infeksi).

Penurunan konjugasi Bilirubin. Pathophysiologie Bilirubin, Porphyrien Cholestase, Ikterus Hepatitis, Karzinome Privatdozent Dr. Ulrich Treichel Zentrum für Innere Medizin Klinik für Gastroenterologie und Hepatologie. Bilirubin adalah produk pemecahan hemoglobin yang berasal dari pengrusakan sel darah merah /RBCs.

Ketika RBCs rusak maka produknya a kan masuk sirkulasi, dimana hemoglobin pecah menjadi heme dan. 1. Over produksiPeningkatan jumlah hemoglobin yang dilepas dari sel darah merah yang sudah tua atau yang mengalami hemolisis akan meningkatkan produksi bilirubin.

Bilirubin tidak terkonjugasi dapat memasuki jaringan saraf. Bilirubin jarang bersifat toksik untuk orang dewasa, tetapi sangat toksik untuk bayi baru lahir. Hal ini disebabkan karena pada bayi baru lahir bilirubin lebih mudah memasuki jaringan otak, kemungkinan karena belum sempurnanya blood brain barrier.

Dan jaringan otak bayi baru lahir belum sepenuhnya berkembang sehingga mudah rusak oleh festival-decazeville.com: DAVIDTUAN ANDARTUA SIHOMBING.

Patofisiologi bilirubin
Rated 4/5 based on 86 review